Kalteng
Kejuaraan Bulutangkis Bupati Bartim 2025 Resmi Bergulir
TAMIANG LAYANG, baritobersinar.news – Hujan tipis yang turun sejak pagi tak mampu meredam riuh tepuk raket di GOR SEGAH, Kamis (20/11/2025). Di lapangan yang berada di jantung Ruang Terbuka Hijau (RTH) Tamiang Layang itu, ratusan pasang mata menyaksikan momen yang telah lama dinanti para pecinta bulutangkis Barito Timur dimulainya Kejuaraan Bulutangkis Bupati Barito Timur Super Championship 2025.
Sejak pintu GOR dibuka, aroma persaingan sehat dan antusiasme terasa mengalir. Atlet-atlet muda tampak sibuk melakukan pemanasan, para orang tua memberikan dukungan dari kejauhan, sementara para panitia hilir mudik memastikan setiap detail berjalan sempurna.
Di tengah suasana itu, Bupati Barito Timur, M. Yamin, berdiri di atas podium. Dengan suara mantap, ia membuka kejuaraan yang menjadi kebanggaan masyarakat pecinta olahraga di Kabupaten Gumi Jari Janang Kalalawah tersebut. Di sisinya hadir Wakil Bupati Adi Mula Nakalelu, unsur Forkopimda, Pj Sekda, serta para tokoh olahraga daerah.
Bupati Yamin tak sekadar membuka acara. Ia menghadirkan semangat yang seolah menjadi napas baru bagi perkembangan olahraga di daerah. “Bulutangkis adalah olahraga yang sangat digemari dan selalu melahirkan atlet-atlet berprestasi bagi bangsa. Kejuaraan ini adalah wujud komitmen Pemkab Barito Timur untuk menciptakan iklim olahraga yang sehat, sekaligus menjadi wadah bagi generasi muda untuk mengembangkan bakat,” ujarnya.
Baginya, bulutangkis bukan sekadar permainan, melainkan ruang belajar—tempat karakter, kedisiplinan, dan mental juara dibentuk. Kejuaraan ini, lanjutnya, bertujuan mempopulerkan kembali bulutangkis di tengah masyarakat, khususnya generasi muda dan pelajar, sekaligus membangun kesadaran akan pentingnya gaya hidup sehat.
Namun suasana kompetitif bukan satu-satunya hal yang tampak di arena. Ada senyum saling menyapa antar-komunitas, tawa ringan para peserta yang sedang menunggu giliran bertanding, dan kesediaan satu sama lain untuk saling memberi semangat. Itulah yang dimaksud Bupati Yamin ketika mengatakan bahwa kejuaraan ini juga menjadi wadah mempererat silaturahmi, persaudaraan, dan sportivitas.
“Menang dan kalah adalah hal biasa. Yang terpenting adalah menunjukkan semangat juang, bermain jujur, dan memanfaatkan ajang ini untuk mempererat tali persaudaraan,” ucapnya menutup sambutan.
Di lapangan, suara sorakan semakin keras. Smash demi smash terayun, footwork para atlet bergerak lincah, dan setiap poin yang tercipta disambut dengan gemuruh penonton. Bagi sebagian atlet, ini mungkin hanya satu pertandingan. Tetapi bagi sebagian lainnya, ini adalah pijakan awal menuju prestasi yang lebih tinggi.
Dan dari GOR SEGAH hari itu, satu hal terasa jelas: semangat bulutangkis kembali menyala di Barito Timur. Ajang ini bukan hanya kompetisi, tetapi cermin dari mimpi-mimpi muda yang mulai dirajut, serta bukti bahwa olahraga mampu menyatukan banyak hati dalam satu energi yang sama energi kemenangan, sportivitas, dan kebersamaan. (adv/bbn).
