Kalteng
Bupati Bartim Ingatkan Makna ‘Rindu tapi Benci
TAMIANG LAYANG, baritobersinar.news – Di bawah langit pagi yang teduh di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Nansarunai, Sabtu (22/11/2025), derai tawa para lansia dari Posyandu Lansia Mungkur Mandiri pecah di antara kursi-kursi yang telah tertata rapi. Meski rambut mereka telah memutih, semangat yang terpancar justru lebih hangat dari matahari yang pelan naik di Tamiang Layang.
Di tengah suasana penuh keakraban itulah Bupati Barito Timur, M. Yamin, hadir menyampaikan pesan sederhana namun sarat makna tentang Kesehatan tema yang terasa begitu relevan bagi para lansia yang hadir. “Kesehatan itu ibarat rindu tapi benci,” ucapnya, disambut senyum kecil beberapa peserta.
“Saat sehat sering dilupakan, tetapi ketika sakit, barulah kita sadar betapa berharganya sehat itu.” ungkapnya. Ucapan itu seperti menggugah perasaan banyak orang di tempat itu. Ada yang mengangguk pelan, ada pula yang saling melirik, seakan mengiyakan pengalaman hidup masing-masing.
Salah satu hal yang mencuri perhatian Bupati Yamin adalah para lansia yang tetap aktif, bahkan tampak energik meski usia tak lagi muda. “Dari para lansia tadi, yang paling tua berusia 84 tahun. Angka yang luar biasa, tetapi beliau tetap sehat dan aktif,” ujarnya kagum.
Menurutnya, kehadiran dan semangat para lansia ini justru menjadi inspirasi tersendiri. Mereka bukan hanya bagian dari kelompok usia tua, tetapi simbol ketahanan, kebersamaan, dan kegigihan menjaga kesehatan.
Karena itu, pemerintah daerah, kata Yamin, terus berkomitmen memperkuat layanan kesehatan. Mulai dari fasilitas, pendampingan, hingga kegiatan produktif yang memberi ruang bagi lansia untuk tetap merasa berharga dan bahagia.
“Kami ingin para lansia tetap sehat, tetap aktif, dan tetap bahagia. Karena lansia sehat berarti keluarga sehat dan masyarakat juga kuat,” ujarnya menegaskan. Perayaan ulang tahun ke-10 Posyandu Lansia Mungkur Mandiri bukan sekadar seremoni tahunan.
Ia telah menjadi ruang yang menghubungkan warga, mempererat silaturahmi, sekaligus meneguhkan budaya hidup sehat yang ingin terus ditanamkan di Kabupaten Barito Timur. Di akhir sambutannya, Bupati Yamin berharap posyandu ini akan terus tumbuh, tetap eksis, semakin solid, dan menjadi contoh bagi posyandu lainnya.
“Karena menjaga kesehatan, tidak boleh menunggu sakit terlebih dahulu.” pungkasnya. Dan pagi itu, di tengah senyum para lansia, pesan itu terasa begitu dekat serupa rindu yang akhirnya disadari nilainya. (adv/bbn).
