Connect with us

Kalteng

Pemkab Barut Komitmen Tuntaskan Tiga Jembatan Strategis Sungai Barito

Published

on

MUARA TEWEH, baritobersinar.news – Pemerintah Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, menegaskan komitmennya menuntaskan tiga proyek jembatan besar yang melintasi Sungai Barito, masing-masing Jembatan Sikan Tumpung Laung, Muara Teweh–Lemo, dan Muara Teweh–Lahei. Tiga proyek ini dinilai menjadi penentu terbukanya isolasi antarwilayah dan percepatan pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Tiga jembatan ini menjadi perhatian utama kita. Jembatan Tumpung Laung–Sikan tetap dilanjutkan, Jembatan Lemo juga berlanjut dan saat ini sedang dievaluasi BPK-RI,” tegas Bupati Barito Utara Shalahuddin, didampingi Wakil Bupati Felix Sonadie Y. Tingan di Lampeong, Kecamatan Gunung Purei, Senin (1/12/2025).

Kunjungan kerja ke wilayah perbatasan dengan Kabupaten Kutai Barat, Kalimantan Timur itu merupakan bagian dari evaluasi 100 hari kerja pemerintah daerah. Bupati, Wakil Bupati, Sekretaris Daerah Muhlis, serta sejumlah kepala dinas turun langsung memastikan progres pembangunan di kecamatan.

Dalam kesempatan tersebut, Shalahuddin sekaligus meluruskan isu yang menyebut pembangunan Jembatan Lemo dihentikan setelah ia menjabat. Ia menegaskan kabar itu tidak berdasar. “Isu itu tidak benar. Justru pembangunan kita percepat untuk memastikan manfaatnya segera dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Selain melanjutkan dua proyek yang sedang berjalan, Pemkab Barito Utara juga akan membangun jembatan baru di Lahei. Ketiga jembatan ini diproyeksikan membuka akses strategis, memperlancar konektivitas, dan memacu ekonomi kawasan hulu Barito. “Kelancaran infrastruktur jalan dan jembatan adalah prioritas utama kami dalam pemerintahan 2025–2030. Kami ingin perubahan nyata bagi Barito Utara,” tegas Shalahuddin. (adv/bbn).