Connect with us

Banjarmasin

Dari Ruang Pertemuan ke Panggung Masa Depan: Dukungan Bang Dhin untuk Atlet E-Sport Kalsel

Published

on

BANJARMASIN, baritobersinar.news – Di tengah pesatnya arus digital dan perubahan wajah olahraga modern, harapan baru tumbuh dari sebuah ruang pertemuan di pinggiran Kota Banjarmasin. Selasa (10/2/2026) sore itu, GBK Tower, Lantai 2, di Jalan Ahmad Yani Km 6,5 menjadi saksi lahirnya komitmen kuat antara wakil rakyat dan generasi muda pejuang E-Sport Kalimantan Selatan.

Anggota Komisi I DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, M. Syarifuddin, menyatakan kesiapan untuk berdiri di belakang para atlet E-Sport, khususnya yang menekuni game Honor of Kings.

Dukungan itu bukan sekadar kata-kata, melainkan bentuk pengakuan bahwa E-Sport adalah bagian dari masa depan olahraga dan industri kreatif daerah.

Dengan nada tenang namun penuh keyakinan, pria yang akrab disapa Bang Dhin menegaskan bahwa dukungan tersebut lahir dari niat tulus untuk membesarkan potensi anak muda Banua.

“Selama tujuannya baik, kami akan selalu men-support. Kami ingin menjembatani relasi dan membuka jalan, tanpa ada embel-embel apa pun,” ujar Bang Dhin.

Di hadapan para atlet, Bang Dhin tak hanya berbicara soal prestasi, tetapi juga tentang nilai-nilai dasar sebuah tim juara.

Ia mengingatkan bahwa di balik refleks cepat dan strategi permainan, ada satu kunci utama yang tak boleh rapuh: kekompakan.

“Kalian harus solid. Jangan saling meninggalkan. Kekompakan itulah yang suatu hari nanti akan berbuah manis,” pesannya, disambut anggukan para atlet.

Lebih dari itu, politisi dari partai berlambang banteng tersebut membuka cakrawala berpikir para atlet.

Menurutnya, E-Sport tidak boleh berhenti di layar gawai, tetapi harus berkembang menjadi peluang ekonomi di era digital.

“Sekarang ini eranya digital. Jangan hanya jago bermain game, tapi juga harus cerdas membaca peluang bisnis,” tuturnya.

Pesan tersebut terasa mengena. M. Aqmar Sharaya, salah satu atlet E-Sport yang hadir, mengaku terharu dan bangga atas perhatian yang diberikan wakil rakyat kepada komunitas yang selama ini kerap dipandang sebelah mata.

“Alhamdulillah, kami merasa didengar. Saya mewakili teman-teman mengucapkan terima kasih kepada Bang Dhin yang sudah mau memfasilitasi dan mendengarkan keluhan kami,” ungkap Aqmar.

Pertemuan ini bukan sekadar agenda silaturahmi. Ia menjadi titik temu antara mimpi dan kesempatan, antara idealisme anak muda dan dukungan kebijakan. Sebuah sinyal kuat bahwa E-Sport Kalimantan Selatan tidak lagi berjalan sendiri.

Dengan dukungan legislatif, semangat kolektif, dan visi digital yang jelas, para atlet E-Sport Banua kini melangkah dengan kepala tegak siap membuktikan bahwa dari Kalimantan Selatan, lahir talenta yang mampu bersaing di panggung nasional bahkan internasional. (adv/bbn).