Connect with us

Kalsel

Batola Tancap Gas Siapkan MTQ Kalsel 2026, Targetkan Sukses Penyelenggaraan dan Prestasi

Published

on

MARABAHAN, baritobersinarnews – Pemerintah Kabupaten Barito Kuala melalui Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) setempat mulai mematangkan persiapan sebagai tuan rumah Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXVII tingkat Provinsi Kalimantan Selatan tahun 2026. Hal itu ditandai dengan rapat koordinasi bersama LPTQ Provinsi Kalimantan Selatan yang digelar di Aula Mufakat, Rabu (0l8/4/2026).

Ketua Umum LPTQ Barito Kuala, H. Zulkipli Yadi Noor, menegaskan bahwa pelaksanaan MTQ tetap menjadi agenda prioritas daerah meskipun dihadapkan pada keterbatasan anggaran dan berbagai tantangan global.

Menurutnya, ajang MTQ bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi bagian penting dalam memperkuat syiar Islam sekaligus menanamkan nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat.

“Ini sejalan dengan semangat pembangunan daerah yang kami usung, yakni Batola SATU—Sejahtera, Agamis, Terpadu, dan Unggul,” ujarnya.

Ia mengingatkan, terakhir kali Barito Kuala dipercaya menjadi tuan rumah MTQ tingkat provinsi terjadi sekitar belasan tahun lalu. Karena itu, pihaknya berharap dukungan penuh dari LPTQ Provinsi agar pelaksanaan tahun ini berjalan optimal, baik dari sisi teknis penyelenggaraan maupun capaian prestasi.

Dalam pertemuan tersebut, Zulkipli juga menerima Surat Keputusan rekomendasi penetapan lokasi MTQ dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan yang diserahkan oleh Ketua LPTQ Provinsi, H. Fahrurazi. Selain itu, disampaikan pula usulan jadwal pelaksanaan yang direncanakan berlangsung pada 16 hingga 26 Juni 2026.

Sementara itu, H. Fahrurazi menyampaikan bahwa penunjukan Marabahan sebagai lokasi pelaksanaan telah melalui berbagai pertimbangan, termasuk aspek kedekatan dengan masyarakat guna meningkatkan partisipasi publik.

“MTQ tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga momentum untuk membumikan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” jelasnya.

Ia berharap kegiatan tersebut mampu melahirkan generasi qari dan qariah yang tidak hanya berprestasi di tingkat daerah, tetapi juga mampu bersaing hingga level nasional bahkan internasional. (adv/bbn).