Puruk Cahu
Wabup Barito Utara Sebut Program Prioritas Daerah Berasal dari Gagasan Kader PKB
MUARA TEWEH, baritobersinar.news – Wakil Bupati Barito Utara, Felix Sonadie Y. Tingan, menyebut 11 program unggulan dan 12 program prioritas yang saat ini dijalankan pemerintah daerah merupakan hasil gagasan kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
Hal itu disampaikan Felix saat memberikan sambutan pada Musyawarah Cabang (Muscab) PKB Zona I yang digelar di Muara Teweh, Rabu (8/4/2026).
Menurut Felix, arah kebijakan Pemerintah Kabupaten Barito Utara untuk lima tahun ke depan tersebut awalnya digagas oleh Ketua DPC PKB Barito Utara, Gogo Purman Jaya, saat mengikuti Pilkada 2024.
“Arah kebijakan Pemkab Barito Utara, yakni 11 program unggulan dan 12 program prioritas, awalnya digagas oleh Gogo Purman Jaya saat Pilkada lalu,” ujarnya.
Felix menegaskan, setelah Pilkada Barito Utara 2025, pihaknya tetap mempertahankan seluruh program prioritas tersebut tanpa pengurangan. Program itu mencakup kebijakan pendidikan gratis, pembagian bibit sawit, serta pemberian insentif kepada masyarakat.
Selain itu, pemerintah daerah juga menambahkan 12 program unggulan yang berfokus pada peningkatan infrastruktur, khususnya perbaikan jalan dan jembatan.
“Kami pastikan seluruh program tersebut dijalankan dalam lima tahun ke depan, terutama untuk menjawab kondisi infrastruktur yang saat ini masih perlu perhatian,” jelasnya.
Pada tahun ini, lanjut Felix, Pemkab Barito Utara merencanakan pembangunan tiga jembatan, yakni di Kecamatan Lahei, Desa Lemo yang menghubungkan ke ibu kota provinsi, serta jembatan Sikan–Tumpung Laung.
Dalam kesempatan tersebut, Felix juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh kader PKB atas dukungan dan kebersamaan yang terjalin selama Pilkada Barito Utara 2025.
Ia mengakui, posisinya sebagai wakil kepala daerah tidak terlepas dari peran besar PKB.
“Kebersamaan ini bukan sekadar hubungan politik, tetapi juga ikatan emosional, kekeluargaan, dan keikhlasan dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat Barito Utara,” tegasnya.
Terkait pelaksanaan Muscab, Felix berharap kegiatan tersebut tidak hanya menjadi forum konsolidasi, evaluasi, dan penguatan struktur organisasi, tetapi juga mampu merumuskan langkah strategis dalam menghadapi dinamika politik ke depan. (asd/bbn).
