Langsung ke konten
Banner
Terbaru
Kalteng

Dari Sejarah Menuju Masa Depan Barito Utara

Oleh Ikhsan · 29 Juni 2026 · 3 menit baca · 2 views

MUARA TEWEH, baritobersinar.news- Usia 76 tahun bukan sekadar angka yang tercetak dalam kalender perjalanan sebuah daerah. Di baliknya ada sejarah panjang, pembangunan yang terus bergerak, harapan masyarakat yang belum selesai, serta tanggung jawab untuk membawa Barito Utara menuju masa depan yang lebih baik.

Momentum Hari Jadi ke-76 Kabupaten Barito Utara pada Senin (29/6/2026) pun menjadi ruang untuk kembali melihat perjalanan tersebut. Bukan hanya tentang apa yang telah dicapai, tetapi juga tentang bagaimana seluruh elemen masyarakat menjaga kebersamaan agar pembangunan tidak kehilangan arah.

Dalam acara ramah tamah Hari Jadi ke-76 Kabupaten Barito Utara, Bupati Barito Utara H. Shalahuddin mengajak masyarakat menjadikan peringatan hari jadi sebagai momentum memperkuat persatuan.

Menurutnya, persatuan bukan sekadar slogan dalam setiap perayaan hari jadi. Persatuan merupakan modal penting untuk mewujudkan Barito Utara yang maju, sejahtera dan berkeadilan.

Ajakan itu disampaikan di hadapan Gubernur Kalimantan Tengah, unsur Forkopimda, anggota DPRD, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan hingga insan pers.

Bagi Shalahuddin, pembangunan daerah tidak mungkin hanya dikerjakan oleh pemerintah. Ada masyarakat, dunia usaha, tokoh adat, organisasi kemasyarakatan, pemuda, serta berbagai elemen lainnya yang memiliki peran masing-masing.

Karena itu, tema Hari Jadi ke-76 diharapkan tidak berhenti sebagai rangkaian seremoni. Tema tersebut harus diterjemahkan menjadi komitmen bersama agar pembangunan benar-benar menyentuh kehidupan masyarakat.

Selama 76 tahun perjalanan, Barito Utara telah melewati berbagai fase perubahan. Infrastruktur terus dibangun, akses pendidikan dikembangkan, pelayanan kesehatan ditingkatkan, transportasi diperkuat, sementara roda perekonomian masyarakat terus didorong.

Di sisi lain, pelayanan pemerintahan dan pelestarian budaya juga menjadi bagian dari perjalanan pembangunan daerah. Namun, perjalanan panjang itu belum berarti seluruh pekerjaan telah selesai.

Masih ada harapan masyarakat yang harus dijawab, termasuk kebutuhan terhadap konektivitas antarwilayah. Salah satu perhatian yang disampaikan Bupati adalah peningkatan infrastruktur jalan menuju Palangka Raya.

Jalan bukan sekadar bentangan aspal yang menghubungkan satu wilayah dengan wilayah lainnya. Di sepanjang jalan itu terdapat aktivitas masyarakat, pergerakan hasil usaha, distribusi barang, akses pendidikan, pelayanan kesehatan, hingga denyut perekonomian daerah.

Karena itu, dukungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dinilai penting agar peningkatan infrastruktur tersebut dapat terus dilakukan. Bagi Barito Utara, pembangunan infrastruktur berarti membuka lebih banyak pintu bagi masyarakat untuk bergerak dan berkembang.

Tetapi pembangunan fisik saja tidak cukup. Di tengah perubahan zaman, persatuan menjadi fondasi yang tidak kalah penting. Sebab, sebesar apa pun program pembangunan, akan sulit mencapai hasil maksimal apabila masyarakat berjalan sendiri-sendiri.

Dari momentum Hari Jadi ke-76 inilah Shalahuddin kembali menyerukan pentingnya kebersamaan. Seluruh elemen masyarakat diajak menjaga persatuan, mempererat silaturahmi dan bersama-sama mendukung pembangunan.

Sebab, usia 76 tahun bukanlah garis akhir. Ia justru menjadi titik untuk menatap perjalanan berikutnya. Barito Utara telah mewarisi sejarah panjang dari generasi sebelumnya. Kini, tanggung jawab untuk melanjutkan pembangunan berada di tangan generasi hari ini.

Persatuan menjadi kekuatan. Pembangunan menjadi jalan. Dan kesejahteraan masyarakat menjadi tujuan yang hendak dicapai bersama.

Dari Muara Teweh, semangat itu kembali ditegaskan. Barito Utara tidak hanya merayakan usia, tetapi sedang meneguhkan tekad untuk melangkah lebih jauh menuju masa depan. (lalpus/ard/bbr).

Bagikan:
Pedoman Media Siber | Redaksi | SOP Perlindungan Wartawan | Kode Etik Jurnalistik | Kode Etik Internal Perusahaan | Kode Etik Perilaku Perusahaan Pers| Kode Etik Perilaku Wartawan | Jenjang Karier Kewartawanan| Peraturan Perusahaan Pers | Pedoman Pemberitaan Ramah Anak