Langsung ke konten
Banner
Terbaru
Kalsel

Cegah Stunting Sejak Kandungan Demi Generasi Emas 2045

Oleh Ikhsan · 2 September 2026 · 3 menit baca · 0 views

BALANGAN, baritobersinar.news – Masa depan seorang anak tidak dimulai ketika ia memasuki bangku sekolah. Jauh sebelum itu, perhatian terhadap tumbuh kembang telah dimulai sejak seorang ibu menjalani masa kehamilan.

Dari perhatian sederhana terhadap asupan gizi, pemeriksaan kesehatan hingga lingkungan yang bersih, masa depan generasi dapat dipersiapkan sejak awal.

Pesan itulah yang disampaikan Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan H. Nor Fajeri, S.E., saat melaksanakan Sosialisasi Peraturan Daerah atau Sosper tentang kesehatan di Kabupaten Balangan, Rabu (2/9/2026).

Kegiatan yang membahas Peraturan Daerah Provinsi Kalimantan Selatan Nomor 01 Tahun 2012 tentang Kesehatan tersebut dilaksanakan di Desa Tundakan dan Desa Ambakiang, Kecamatan Awayan.

Sosialisasi diikuti ibu hamil, orang tua balita, bidan desa serta kader kesehatan dari kedua desa.

Bagi Nor Fajeri, desa menjadi salah satu ruang penting untuk memperkuat kesadaran masyarakat dalam menjaga kesehatan ibu dan anak.

Sebab keluarga dan lingkungan terdekat merupakan garda pertama yang menentukan apakah seorang ibu mendapatkan perhatian selama kehamilan dan apakah anak memperoleh pemantauan tumbuh kembang yang memadai.

“Kesehatan ibu dan anak harus kita jaga sejak awal. Jangan menunggu ada masalah baru kita bertindak. Pemeriksaan kehamilan, pemenuhan gizi, imunisasi, serta pemantauan pertumbuhan anak harus menjadi perhatian bersama,” ujar Nor Fajeri.

Menurutnya, pencegahan stunting bukan pekerjaan yang dapat dibebankan kepada satu pihak.

Pemerintah, tenaga kesehatan, keluarga, kader Posyandu, pemerintah desa hingga masyarakat harus memiliki peran dalam memastikan anak-anak tumbuh sehat.

Ia pun mendorong para bidan dan kader kesehatan di desa untuk terus melakukan pendampingan kepada keluarga.

Edukasi mengenai makanan bergizi, kebersihan lingkungan, pola hidup sehat serta pentingnya pemeriksaan kehamilan dan pemantauan balita harus terus disampaikan secara berkelanjutan.

“Kader dan bidan desa memiliki peran yang sangat penting karena mereka bersentuhan langsung dengan masyarakat. Kalau keluarga mendapat pendampingan dan informasi yang benar, maka berbagai risiko terhadap kesehatan ibu dan anak bisa diketahui lebih cepat,” jelasnya.

Lebih jauh, Nor Fajeri menjelaskan Perda Nomor 01 Tahun 2012 menjadi salah satu landasan dalam penyelenggaraan pembangunan kesehatan di Kalimantan Selatan.

Namun keberadaan sebuah regulasi, menurutnya, harus diikuti pemahaman masyarakat agar aturan tersebut tidak hanya tersimpan sebagai dokumen, melainkan benar-benar diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Pencegahan stunting pun harus dipandang sebagai investasi jangka panjang.

Anak yang tumbuh sehat dengan pemenuhan gizi dan perhatian yang baik sejak awal kehidupan akan menjadi modal penting dalam membangun sumber daya manusia berkualitas.

“Kita ingin anak-anak Balangan tumbuh sehat dan memiliki masa depan yang baik. Karena itu, pencegahan stunting harus dimulai dari sekarang, dari keluarga, dari desa, dan dari perhatian kita kepada ibu hamil serta balita. Ini adalah investasi menuju generasi Indonesia Emas 2045,” tegasnya.

Pelaksanaan Sosper berlangsung interaktif. Selain menerima pemaparan mengenai Perda Kesehatan, peserta juga menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.

Mulai dari pemenuhan gizi keluarga, akses terhadap pelayanan kesehatan hingga pentingnya edukasi yang dilakukan secara berkelanjutan.

Nor Fajeri berharap kegiatan tersebut dapat memperkuat kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan sejak dini.

Sebab tidak ada satu pihak yang mampu menyelesaikan persoalan stunting sendirian.

“Kalau semua bergerak bersama, pencegahan stunting akan lebih kuat. Kita tidak ingin ada anak yang kehilangan kesempatan tumbuh optimal hanya karena persoalan yang sebenarnya bisa dicegah sejak dini,” pungkasnya.

Dari dua desa di Kecamatan Awayan, pesan itu kembali mengalir.

Bagikan:
Pedoman Media Siber | Redaksi | SOP Perlindungan Wartawan | Kode Etik Jurnalistik | Kode Etik Internal Perusahaan | Kode Etik Perilaku Perusahaan Pers| Kode Etik Perilaku Wartawan | Jenjang Karier Kewartawanan| Peraturan Perusahaan Pers | Pedoman Pemberitaan Ramah Anak