Langsung ke konten
Banner
Terbaru
Kalsel

PJU Baru Jadi Harapan Keselamatan di Jalan Trans Kalimantan

Oleh Ikhsan · 4 September 2026 · 3 menit baca · 0 views

MARABAHAN, baritobersinar.news – Ketika malam turun, jalan yang gelap sering kali menjadi kekhawatiran bagi para pengendara. Terlebih di jalur Trans Kalimantan yang menjadi salah satu akses penting dengan aktivitas lalu lintas yang cukup padat.

Kini, sejumlah titik di kawasan Trans Kalimantan, Kabupaten Barito Kuala, mulai mendapat cahaya baru. Sebanyak 25 titik Penerangan Jalan Umum atau PJU telah selesai dipasang sebagai bagian dari upaya meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat.

Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Selatan pun turun langsung melakukan monitoring sekaligus menyaksikan serah terima selesainya pemasangan PJU tersebut, Jumat (4/9/2026).

Kunjungan kerja dipimpin Ketua Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Selatan Apt. Mustaqimah, S.Farm., M.Si., bersama jajaran anggota Komisi III.

Dalam kegiatan itu, Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Selatan menyerahkan hasil pemasangan 25 titik PJU kepada Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Selatan.

Bagi Mustaqimah, selesainya pemasangan PJU tahap ini menjadi kabar baik, terutama bagi masyarakat dan pengguna jalan yang selama ini melintasi jalur tersebut pada malam hari.

Keberadaan penerangan jalan, menurutnya, bukan sekadar menghadirkan cahaya di tengah gelap. Lebih dari itu, PJU menjadi bagian penting dalam menciptakan rasa aman dan meningkatkan kenyamanan perjalanan.

“Kami menyambut gembira dengan selesainya pemasangan PJU tahap ini. Mudah-mudahan keberadaan penerangan jalan ini benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama dalam meningkatkan keamanan dan kenyamanan pengguna jalan,” ujarnya.

Namun kebutuhan penerangan di sepanjang jalur Trans Kalimantan masih menjadi perhatian.

Mustaqimah mengatakan, Komisi III DPRD Kalsel melihat masih terdapat sejumlah kawasan yang membutuhkan tambahan fasilitas penerangan.

Karena itu, pihaknya membuka peluang untuk mendorong penambahan titik PJU pada penganggaran berikutnya.

“Kalau melihat kebutuhan di lapangan, tentu ini masih perlu kita upayakan. Kemungkinan untuk penambahan PJU akan kita dorong dan perjuangkan pada anggaran berikutnya, sehingga penerangan di kawasan Trans Kalimantan, khususnya di Barito Kuala, bisa semakin optimal,” tambahnya.

Menurut Komisi III DPRD Kalsel, pembangunan PJU tidak hanya berkaitan dengan penyediaan fasilitas penerangan.

PJU juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan keselamatan lalu lintas dan kualitas pelayanan publik, terutama di jalur yang memiliki intensitas kendaraan cukup tinggi.

Sebanyak 25 titik PJU yang telah terpasang diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat serta dirawat dengan baik agar dapat berfungsi optimal dalam jangka panjang.

Monitoring tersebut sekaligus menjadi bagian dari fungsi pengawasan DPRD dalam memastikan program pembangunan berjalan sesuai rencana dan tidak berhenti hanya pada proses pengerjaan.

Sebab bagi pengguna jalan, satu titik cahaya di tengah perjalanan mungkin terlihat sederhana.

Namun ketika cahaya itu hadir di jalur yang sebelumnya gelap, ia dapat memberi rasa aman dan menjadi bagian dari perjalanan yang lebih nyaman.

Dari 25 titik lampu yang kini berdiri di kawasan Trans Kalimantan Barito Kuala, harapan untuk menghadirkan jalan yang lebih terang dan aman pun mulai menyala. (adv/bbn).

Bagikan:
Pedoman Media Siber | Redaksi | SOP Perlindungan Wartawan | Kode Etik Jurnalistik | Kode Etik Internal Perusahaan | Kode Etik Perilaku Perusahaan Pers| Kode Etik Perilaku Wartawan | Jenjang Karier Kewartawanan| Peraturan Perusahaan Pers | Pedoman Pemberitaan Ramah Anak