Kalteng
BKPRMI Barut Latih 200 Ustaz-Ustazah 2025
MUARA TEWEH, baritobersinar.news – Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Taman Kanak-kanak Al-Qur’an (LPPTKA) di bawah naungan Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kabupaten Barito Utara menggelar kegiatan Pembinaan Ustaz dan Ustazah se-Kabupaten Barito Utara Tahun 2025. Kegiatan tersebut diikuti oleh sekitar 200 peserta dari berbagai kecamatan dan dilaksanakan di Aula Bappedarida Muara Teweh, Minggu (21/12/2025).
Kegiatan pembinaan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi dan kualitas para ustaz dan ustazah, khususnya dalam penguatan metode pembelajaran Al-Qur’an serta wawasan keislaman, guna mencetak generasi penerus yang beriman dan berakhlak mulia di Kabupaten Barito Utara.
Ketua Panitia kegiatan yang juga Direktur LPPTKA Barito Utara, Sopan Shopian, menyampaikan bahwa pembinaan ustaz dan ustazah merupakan agenda strategis BKPRMI dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang keagamaan.
“Pembinaan ini menjadi wadah bagi para ustaz dan ustazah untuk meningkatkan kompetensi, baik dari sisi metode mengajar maupun pemahaman keilmuan. Harapannya, para pengajar Al-Qur’an dapat semakin profesional dalam membina generasi muda di Barito Utara,” ujar Sopan Shopian.
Ia menjelaskan bahwa narasumber yang dihadirkan berasal dari pengurus BKPRMI serta ustaz senior yang berpengalaman, sehingga materi yang disampaikan diharapkan dapat langsung diaplikasikan oleh para peserta di lingkungan masing-masing.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Barito Utara atas dukungan dan perhatian terhadap kegiatan pembinaan keagamaan ini. Semoga membawa manfaat dan keberkahan bagi para ustaz dan ustazah serta masyarakat luas,” tambahnya.
Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Bupati Barito Utara, sekaligus dilakukan penyerahan simbolis insentif bagi para pengajar Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) Tahun 2025.
Sementara Ketua DPD BKPRMI Barito Utara, Akhmad Al Ghifary, S.Pd.I., M.Pd, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan kebahagiaannya atas terselenggaranya kegiatan tersebut, khususnya bagi para ustaz dan ustazah yang hadir.
“Kegiatan hari ini bukan hanya pembinaan, tetapi juga disertai dengan penyerahan insentif yang telah dijanjikan, yakni sebesar Rp500.000 per bulan per orang. Jika dikalkulasikan selama satu tahun, jumlahnya mencapai Rp6.000.000,” ungkapnya.
Ia menjelaskan bahwa realisasi insentif tersebut merupakan hasil perencanaan yang matang oleh pengurus BKPRMI, atas arahan Sekretaris Daerah Barito Utara serta dukungan DPRD Kabupaten Barito Utara, sehingga dapat dialokasikan melalui anggaran Pemerintah Daerah.
“Pemberian insentif ini merupakan bentuk apresiasi pemerintah atas dedikasi dan pengabdian para ustaz dan ustazah. Kami yakin, dengan atau tanpa insentif, para ustaz dan ustazah tetap mengabdi dengan penuh keikhlasan,” ujarnya.
Menurutnya, dukungan tersebut diharapkan mampu mendorong keberlangsungan roda organisasi LPPTKA serta TK/TPA di seluruh Kabupaten Barito Utara agar semakin berkembang dan maju.
“Kami berharap program insentif ini tidak berhenti di tahun 2025 saja, namun dapat terus berlanjut bahkan ditingkatkan pada tahun-tahun berikutnya,” pungkas Akhmad Al Ghifary.
Kegiatan pembinaan ini dibuka secara resmi oleh Bupati Barito Utara dan mendapat sambutan antusias dari seluruh peserta yang hadir. (adv/bbn).
