Connect with us

DPRD Kabupaten Barito Kuala

Nilai Rakor Disdik Batola Naik, Kadisdik Minta Tren Positif Dijaga

Published

on

MARABAHAN, baritobersinar.news – Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan, Mas Ariansyah mengapresiasi peningkatan nilai Rapat Koordinasi (Rakor) Disdik Batola.

“Nilai capaian sebelumnya berada di kategori “Muda” dengan angka 60, kini melonjak naik menjadi kategori “Madya” dengan nilai 79,” ujar Mas Ariansyah, dalam siaran pers, Selasa. (02/03/2026).

Menurut dia, di tahun 2026 penilaian akan kembali dilakukan pada bulan April, sehingga pihaknya berharap tren positif tersebut terus terjaga melalui sinergi seluruh pihak.

Salah satu poin penting yang ditekankan, jelas dia, adalah pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) bagi siswa.

Mas Ariansyah mengimbau para ASN memiliki anak di jenjang kelas 6 (SD), kelas 9 (SMP) atau kelas 12 (SMA) untuk memberikan perhatian lebih dalam mendampingi anak-anak belajar.

“TKA tahun ini menitikberatkan pada dua komponen utama, yaitu Literasi (Bahasa Indonesia) dan Numerasi (Matematika). Meskipun tidak bersifat wajib secara mutlak, nilai TKA menjadi instrumen krusial dalam seleksi masuk sekolah,” terangnya.

Lebihlanjut dia engemukkan, komponen masuk sekolah terdiri dari Prestasi (25 persen) dan Domisili (50 persen).

Namun, terang dia, dalam hirarki penentuan, nilai tes akademik memiliki kedudukan lebih tinggi, walaupun persentasenya 25 persen.

“Nilai ini bisa menjadi penentu utama kelulusan dibandingkan poin domisili nantinya,” jelasnya.

Adapun jadwal pelaksanaan TKA, papar da, untuk tingkat SMP tanggal 23 Februari hingga 1 Maret 2026 dan tingkat SD tanggal 02 hingga 08 Maret 2026.

Selain sebagai syarat masuk sekolah, sambung dia, TKA berfungsi sebagai instrumen pemetaan kualitas pendidikan antar wilayah di Batola.

Dengan data tersebut, tambahya lagi, pemerintah dapat mengidentifikasi wilayah mana yang membutuhkan perhatian khusus dalam peningkatan mutu belajar.

Dalam kesempatan itu, Kadisdik juga mensosialisasikan upaya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui optimalisasi aset Disdik.

Dia menginformasikan, Gedung Aula SKB kini tersedia untuk disewakan kepada masyarakat umum, baik untuk acara pernikahan maupun kegiatan lainnya.

“Tarif dikenakan tergolong terjangkau sebesar Rp 500.000 per hari untuk sewa gedung dan tambahan Rp 250.000 bagi penyewa yang ingin menggunakan area halaman untuk pemasangan tenda.

Kegiatan apel rutin tersebut berlangsung khidmat dan diikuti seluruh jajaran pejabat serta staf di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batola. (adv/bbn).