Keselamatan Pasien Jadi Fokus Pembenahan Kinerja RSUD Kapuas
KUALA KAPUAS, baritobersinar.news – Peningkatan mutu pelayanan kesehatan tidak terlepas dari kesiapan tenaga medis, ketepatan prosedur, dan koordinasi antarlini pelayanan. Hal tersebut menjadi perhatian manajemen RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas bersama tim dokter melalui rapat koordinasi, Rabu (2/9/2026).
Pertemuan tersebut digelar sebagai bagian dari upaya memperbaiki kinerja rumah sakit, meningkatkan kualitas pelayanan, serta memperkuat aspek keselamatan pasien.
Berbagai kebutuhan pelayanan menjadi bahan evaluasi, mulai dari penguatan Instalasi Gawat Darurat (IGD), ketersediaan tenaga dokter, pelayanan High Care Unit (HCU), penyempurnaan Standar Operasional Prosedur (SOP), hingga kesiapsiagaan menghadapi kondisi kegawatdaruratan.
Salah satu pembahasan utama dalam rapat ialah penguatan pelayanan IGD dan kebutuhan tenaga dokter jaga.
Manajemen bersama tim dokter membahas perlunya perhitungan kebutuhan ideal dokter jaga IGD yang disesuaikan dengan beban pelayanan rumah sakit.
Kesiapan tenaga medis juga menjadi perhatian, terutama dalam menghadapi kondisi kegawatdaruratan, termasuk apabila terjadi Code Blue, yakni kondisi yang memerlukan respons medis segera.
Sementara itu, jadwal dokter IGD yang saat ini telah berjalan akan terus dievaluasi agar dapat disesuaikan dengan kebutuhan pelayanan dan kesiapsiagaan rumah sakit.
Langkah evaluasi tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan pelayanan IGD dapat berjalan secara optimal sesuai kebutuhan pasien.
Selain pembahasan internal rumah sakit, manajemen RSUD Kapuas juga merencanakan koordinasi dengan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas.
Koordinasi tersebut berkaitan dengan penguatan pelayanan IGD 24 jam pada puskesmas di wilayah perkotaan.
Pelayanan tersebut diarahkan untuk membantu menangani pasien dengan kondisi nonemergensi, sehingga penanganan pasien dapat disesuaikan dengan tingkat kegawatan dan kebutuhan medisnya.
Upaya ini diharapkan dapat mendukung sistem rujukan serta membantu memastikan pasien memperoleh pelayanan sesuai kondisi yang dihadapi.
Perkuat Pelayanan HCU dan Penyempurnaan SOP
Pembahasan rapat turut menyentuh penguatan pelayanan High Care Unit (HCU), khususnya dalam mendukung koordinasi dan kesinambungan perawatan pasien.
Sebagai tindak lanjut, akan dilaksanakan pertemuan bersama Dokter Penanggung Jawab Pelayanan (DPJP).
Jadwal pertemuan tersebut akan dikoordinasikan oleh bagian Pelayanan Medik dan Keperawatan.
Selain HCU, manajemen juga menekankan pentingnya melakukan peninjauan ulang atau review terhadap SOP yang digunakan dalam pelayanan rumah sakit.
Penyempurnaan SOP dilakukan sesuai kebutuhan pelayanan, termasuk memastikan penggunaan syringe pump memiliki prosedur operasional yang jelas dan diterapkan secara konsisten.
Syringe pump merupakan perangkat medis yang digunakan untuk mengatur pemberian cairan atau obat melalui suntikan secara terukur.
Rapat koordinasi antara manajemen dan tim dokter RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas menjadi bagian dari rangkaian evaluasi untuk memperkuat pelayanan rumah sakit.
Penguatan IGD, kesiapan tenaga medis, pelayanan HCU, dan penyempurnaan SOP menjadi sejumlah aspek yang perlu ditindaklanjuti secara berkelanjutan.
Melalui koordinasi dan evaluasi tersebut, rumah sakit terus mengupayakan peningkatan mutu pelayanan serta penguatan keselamatan pasien dalam menghadapi berbagai kebutuhan pelayanan kesehatan.
(isn/bbr).
