Kualitas Udara Memburuk, Bupati Murung Raya Imbau Warga Kurangi Aktivitas di Luar Rumah
PURUK CAHU, baritobersinar.news – Kualitas udara di Kabupaten Murung Raya, Kalimantan Tengah, memburuk akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kondisi tersebut terpantau dengan kabut asap yang menyelimuti sejumlah wilayah, termasuk Kota Puruk Cahu, dalam beberapa hari terakhir.
Menyikapi kondisi tersebut, Bupati Murung Raya Heriyus mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi karhutla serta menghindari berbagai aktivitas yang dapat memicu kebakaran.
“Waspada karhutla. Jangan membakar hutan dan lahan, jangan membuang puntung rokok sembarangan yang dapat memicu api, dan jangan meninggalkan api. Segera laporkan apabila melihat titik api atau kebakaran. Mari jaga lingkungan dan sumber air di sekitar kita,” ujar Heriyus, Minggu (20/9/2026).
Selain mengantisipasi potensi kebakaran, Heriyus meminta masyarakat mengurangi aktivitas di luar rumah dan menggunakan masker saat harus beraktivitas di luar ruangan. Langkah tersebut dinilai penting untuk mengurangi paparan partikel dari kabut asap yang dapat mengganggu kesehatan.
“Kami mengimbau seluruh masyarakat di Murung Raya untuk mengurangi aktivitas di luar rumah dan jangan lupa memakai masker untuk menjaga kesehatan, mengingat kondisi udara yang kurang sehat saat ini,” katanya.
Heriyus juga menyampaikan apresiasi kepada petugas yang terlibat dalam penanganan karhutla. Menurutnya, upaya pemadaman membutuhkan kerja sama dan ketangguhan seluruh unsur di lapangan.
Ia mengatakan Pemerintah Kabupaten Murung Raya bersama TNI, Polri, BPBD, serta unsur terkait terus melakukan pencegahan dan penanganan karhutla di sejumlah titik.
Upaya tersebut dilakukan untuk menekan penyebaran kebakaran, mengurangi sumber polusi asap, serta mempercepat pemulihan kualitas lingkungan di wilayah Murung Raya. (asd/bbn).
