Rakor Puspaga Batola Dorong Keluarga Lebih Tangguh
MARABAHAN, baritobersinar.news – Ketahanan keluarga menjadi salah satu fondasi penting dalam menciptakan lingkungan yang aman bagi tumbuh kembang anak sekaligus memperkuat perlindungan perempuan.
Upaya mewujudkannya membutuhkan edukasi, pendampingan, serta kerja sama berbagai pihak agar keluarga mampu menghadapi beragam persoalan.
Komitmen tersebut mengemuka dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga) Kabupaten Barito Kuala (Batola) Tahun 2026 yang dibuka Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Barito Kuala, Hj. Noor Hayati Bahrul Ilmi, Kamis (29/10/2026).
Kegiatan yang diinisiasi Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Kabupaten Barito Kuala itu berlangsung di Aula Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Barito Kuala.
Rakor tersebut menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi lintas sektor dalam meningkatkan kualitas layanan keluarga, pengasuhan anak, pemberdayaan perempuan, serta perlindungan anak di Kabupaten Barito Kuala.
Dalam sambutannya, Noor Hayati menyampaikan apresiasi kepada DPPKBP3A Batola atas inisiatif penyelenggaraan kegiatan tersebut. Ia menekankan pentingnya memperkuat kapasitas keluarga melalui edukasi, konsultasi, dan pendampingan.
Menurutnya, keluarga perlu mendapatkan dukungan agar mampu menghadapi berbagai persoalan serta menciptakan lingkungan yang aman dan harmonis bagi pertumbuhan dan perkembangan anak.
Dalam konteks tersebut, Puspaga diharapkan tidak sekadar menjadi tempat memperoleh informasi, tetapi juga menjadi wadah pembelajaran dan pendampingan bagi keluarga. Keberadaannya diarahkan untuk meningkatkan kualitas hidup, memperkuat ketahanan keluarga, mendorong kesetaraan gender, serta mendukung pemenuhan hak-hak anak.
Usai membuka rakor, Noor Hayati melanjutkan agenda dengan mengunjungi sekaligus meninjau langsung Puspaga Ije Jela Kabupaten Barito Kuala.
Peninjauan tersebut menjadi kesempatan untuk melihat keberadaan layanan Puspaga sebagai wadah pembelajaran, konsultasi, dan pendampingan bagi keluarga. Layanan ini diharapkan mampu menjawab kebutuhan masyarakat, terutama terkait penguatan ketahanan keluarga, pengasuhan anak, serta perlindungan perempuan dan anak.
Penguatan layanan Puspaga juga membutuhkan dukungan dan sinergi lintas sektor agar pelaksanaannya semakin optimal. Dengan koordinasi yang baik, berbagai kebutuhan keluarga diharapkan dapat memperoleh perhatian melalui layanan yang tepat.
Melalui rakor dan peninjauan tersebut, Pemerintah Kabupaten Barito Kuala berharap Puspaga Ije Jela semakin berperan dalam mendukung terwujudnya keluarga yang berkualitas, tangguh, dan sejahtera.
Upaya ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen bersama untuk menciptakan lingkungan yang aman dan ramah bagi perempuan dan anak, sehingga keluarga dapat menjadi ruang pertama yang mendukung tumbuh kembang generasi masa depan di Kabupaten Barito Kuala. (adv/bbn).
