Banjarmasin
Kajian Subuh Banjarmasin Ingatkan Pentingnya Harapan pada Rahmat Allah
BANJARMASIN, baritobersinar.news– Kaum Muslim diingatkan agar tidak berputus asa dari rahmat Allah SWT dalam kondisi apa pun. Pesan tersebut disampaikan oleh Ustadz Haji Luthfi Syarkawi Thayib saat memberikan tausyiah di Masjid Assa’adah, Komplek Beruntung Jaya, Kota Banjarmasin, usai shalat Subuh. Minggu (1/3/2026).
Dalam tausyiahnya, Ustadz Luthfi menegaskan bahwa rahmat Allah selalu ada bagi setiap hamba-Nya. Menurutnya, terkadang manusia merasa jauh dari rahmat tersebut karena belum merasakan atau bahkan lupa terhadap karunia Allah. Ia juga mengingatkan bahwa Allah tidak menyukai sikap putus asa dari hamba-Nya.
Kajian yang disampaikan tersebut mengangkat pembahasan dari “Kalam Hikmah” karya ulama sufi Ibnu Athaillah Al-Askandari. Dalam kajian itu dibahas mengenai dua konsep spiritual dalam tasawuf, yaitu maqam tajrid dan maqam asbab, yang meskipun terlihat berbeda sebenarnya memiliki dasar yang sama, yakni takdir dan janji Allah.
Ia menjelaskan bahwa maqam tajrid merupakan kondisi spiritual ketika seseorang sepenuhnya fokus beribadah kepada Allah dan melepaskan keterikatan pada urusan duniawi, termasuk usaha mencari nafkah. Kondisi ini biasanya dilandasi oleh tawakal yang kuat karena kebutuhan hidupnya telah tercukupi.
Sementara itu, maqam asbab adalah keadaan ketika seorang hamba tetap menjalani usaha dan aktivitas dunia, seperti bekerja dan berikhtiar untuk memenuhi kebutuhan hidup, namun tetap bersandar kepada Allah. Menurutnya, kedua pendekatan tersebut sama-sama benar karena memiliki tujuan yang sama, yaitu mendekatkan diri kepada Allah.
Ustadz Luthfi mencontohkan perbedaan pendekatan tersebut pada tokoh ulama besar dalam sejarah Islam, seperti Imam Malik yang sering digambarkan berada pada maqam tajrid, sementara Imam Syafi’i berada pada maqam asbab yang menekankan pentingnya usaha. Meski berbeda pendekatan, keduanya tetap berada di jalan yang benar dalam beribadah kepada Allah.
Melalui tausyiah tersebut, ia mengajak umat Islam untuk selalu berprasangka baik kepada Allah serta terus berusaha dan bertawakal dalam menjalani kehidupan. Dengan begitu, seorang Muslim tidak mudah putus asa dan tetap yakin bahwa rahmat Allah selalu terbuka bagi siapa pun yang beriman. (adv/bbn).
