Banjarmasin
Pasar Wadai Ramadhan Disorot, Pemkot Tekankan Pengelolaan Sampah
BANJARMASIN, baritobersinar.news– Wali Kota Banjarmasin H. Muhammad Yamin HR menekankan pentingnya pengelolaan sampah yang tertib dan terpilah di kawasan Pasar Wadai Ramadhan 1447 H/2026 M yang berlokasi di Jalan Sudirman, kawasan Siring Nol Kilometer Banjarmasin. Kamis (5/3/2026).
Penegasan tersebut disampaikan Yamin sebagai respons atas keluhan masyarakat terkait pengelolaan sampah di festival kuliner Ramadhan yang dinilai belum berjalan optimal. Menurutnya, persoalan sampah juga menjadi keluhan sejumlah pedagang yang berjualan di kawasan tersebut.
Ia meminta dinas terkait segera menyikapi persoalan tersebut dengan melakukan koordinasi bersama pihak penyelenggara dan Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata agar penataan kawasan pasar serta pengelolaan sampah dapat dilakukan lebih maksimal.
Pasar Wadai merupakan agenda tahunan yang selalu ramai dikunjungi masyarakat selama bulan Ramadhan. Aktivitas pedagang dan pengunjung yang tinggi di lokasi tersebut turut berdampak pada meningkatnya volume sampah yang dihasilkan setiap hari.
Yamin menegaskan bahwa pengelolaan sampah tidak boleh hanya berhenti pada proses pengangkutan dan pembuangan ke tempat lain. Menurutnya, pengelolaan harus dimulai sejak dari sumber dengan melakukan pemilahan antara sampah organik dan nonorganik agar dapat diolah secara lebih baik.
Ia juga menegaskan bahwa pedagang yang berjualan di Pasar Wadai difasilitasi oleh pemerintah tanpa dipungut biaya sewa tenant. Meski demikian, aspek kebersihan dan pengelolaan sampah tetap harus diperhatikan oleh seluruh pihak yang terlibat.
“Tenant di Pasar Wadai ini gratis, tidak dipungut biaya. Tetapi pengelolaan kebersihan dan sampahnya harus tetap diperhatikan,” kata Yamin.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Banjarmasin Alive Yoesfah Love menyatakan pihaknya telah menindaklanjuti persoalan sampah di kawasan tersebut dengan menyiapkan sejumlah tempat sampah serta menurunkan petugas kebersihan di lokasi.
Ia juga mengimbau para pedagang dan pengunjung Pasar Wadai agar turut menjaga kebersihan dengan membuang sampah pada tempatnya. Pihaknya terus berkoordinasi dengan penyelenggara dan instansi terkait untuk memastikan pengelolaan sampah berjalan sesuai arahan wali kota.
Di sisi lain, persoalan sampah di Pasar Wadai juga mendapat perhatian dari DPRD Kota Banjarmasin. Ketua Komisi III DPRD Banjarmasin M. Ridho Akbar menyatakan pihaknya akan mengawasi pengelolaan sampah di kawasan tersebut agar dapat ditangani secara lebih baik.
Menurutnya, persoalan tersebut bahkan telah dibahas dalam rapat komisi bersama Dinas Lingkungan Hidup Kota Banjarmasin guna mencari solusi agar pengelolaan sampah di Pasar Wadai dapat dilakukan secara optimal. (adv/bbn).
