Connect with us

Banjarmasin

Petani Tapin Menanti Kelanjutan Bendungan Pipitak Jaya

Published

on

Tapin KALSEL, baritobersinar.news – Warga masyarakat, terutama petani Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan (Kalsel) mengharapkan tindak lanjut pembangunan Bendungan Pipitak Jaya yang notabene Proyek Strategis Nasional atau PSN masa Presiden Joko Widodo (Jokowi). (05/01/2026)

Anggota DPRD Kalsel dua periode kelahiran “Bumi Ruhui Rahayu” Tapin itu mengungkapkan, Bendungan Pipitak Jaya yang dulu merupakan PSN belum bisa berfungsi optimal untuk pengairan persawahan.

“Pasalnya jangankan saluran tersier, saluran skonder belum ada. Padahal Tapin juga berpotensi sebagai lumbung padi Kalsel. ujar wakil rakyat yang sudah tergolong sepuh atau berusia tiga perempat abad itu.

Ia menambahkan, Bendungan Pipitak Jaya yang berada di pinggiran Pegunungan Meratus tersebut sempat ramai menjadi tempat rekreasi karena dengan panorama alam cukup menarik. “Tapi kini sepi, sebab jalan aksis ke bendungan rusak dan terkesan tanpa perhatian,” ujar Iberahim.

Bendungan Pipitak Jaya dengan luas genangan air lebih kurang 145,5 hektare (ha) itu mulai pembangunan Tahun 2015 dan dinyatakan operasional Tahun 2021.

Iberahim Noor juga menyoroti Bendungan Amandit di ” Bumi Rakat Mufakat” HSS yang kondisinya tidak jauh beda dengan Bendungan Pipitak Jaya Tapin.

“Aku tak habis mengerti, saat awal pembangunan bendungan semangatnya luar biasa, tapi tindak lanjut penyelesaian kurang perhatian tidak bisa berfungsi maksimal,” demikian Iberahim Noor. (adv/bbn)