Connect with us

Kalsel

Stadion Internasional Kalsel Masuk Tahap Pembebasan Lahan

Published

on

BANJARMASIN, baritobersinar.news – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menetapkan lokasi pembebasan lahan untuk pembangunan stadion bertaraf internasional di Kelurahan Landasan Ulin Barat, Kecamatan Liang Anggang, Kota Banjarbaru seluas 28,7 hektare. (23/02/2026)

Kepala Bidang Penataan Ruang dan Pertanahan Dinas PUPR Kalsel M Rum Mapawa di Banjarbaru, Jumat, menjelaskan guna mendukung proses pembebasan lahan untuk stadion itu, Pemprov Kalsel menyiapkan anggaran sekitar Rp65 miliar dengan total 88 pemilik lahan yang terdampak.

“Penetapan lokasi ini menjadi langkah awal yang sangat penting dalam proses pembangunan stadion internasional. Kami memastikan seluruh tahapan pengadaan tanah dilakukan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan,” ujarnya.

Stadion tersebut, katanya, untuk menyediakan sarana dan prasarana olahraga secara memadai dalam meningkatkan prestasi olahraga di Kalimantan Selatan.

Selain itu, dia mengharapkan, kehadiran stadion mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dengan menjadi pusat kegiatan masyarakat, baik bidang olahraga maupun hiburan.

Ia menjelaskan stadion juga dirancang sebagai ruang publik representatif yang dapat dimanfaatkan untuk kegiatan sosial, budaya, konser, serta berbagai agenda berskala besar lainnya.

Setelah selesai tahapan pembebasan lahan, katanya, maka proses pembangunan dilanjutkan Bidang Cipta Karya Dinas PUPR Kalsel.

Saat ini, proses pembangunan memasuki tahap persiapan tender dengan skema design and build.

Paket manajemen konstruksi telah mulai ditayangkan melalui Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE).

“Manajemen konstruksi stadion sudah tayang di LPSE, sedangkan untuk fisiknya Bidang Cipta Karya masih dalam persiapan tender design and build. Karena skemanya design and build, pekerjaan fisik dan penyempurnaan desain akan berjalan bersamaan,” kata Rum Mapawa.

Pembangunan stadion internasional tersebut memiliki pagu anggaran sebesar Rp1 triliun yang dialokasikan untuk tiga tahun anggaran, yakni 2026 hingga 2028.

Pada tahun pertama, pekerjaan akan difokuskan pengolahan dan perkuatan tanah serta pembangunan struktur awal.

Dengan ditetapkan lokasi pembangunan ini, Pemerintah Provinsi Kalsel menegaskan komitmen menghadirkan infrastruktur olahraga berstandar internasional yang mampu menjadi kebanggaan masyarakat di daerah dengan sebutan “Banua” itu, sekaligus mendukung kemajuan daerah secara berkelanjutan.

“Target kami, akhir 2028 stadion sudah rampung,” katanya. (adv/bbn)