Connect with us

Kalteng

Gubernur Agustiar Sabran Lantik DAD 8 Kabupaten/Kota dan BATAMAD 4 Kabupaten

Published

on

PALANGKA RAYA, baritobersinar.news – Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran melantik Dewan Adat Dayak (DAD) dan Barisan Pertahanan Masyarakat Adat Dayak (BATAMAD) Kabupaten/Kota se-Kalimantan Tengah serta Lembaga Bantuan Hukum DAD, Jumat (22/5/2026) di Aula Jayang Tingang, Lt. II Kantor Gubernur Kalteng.

Pelantikan struktur kepengurusan DAD 8 Kabupaten/Kota dan BATAMAD 4 Kabupaten Se-Kalteng serta LBH DAD Kalteng berdasarkan Peraturan Daerah Provinsi Kalimantan Tengah Nomor 16 Tahun 2008 tentang Kelembagaan Adat Dayak d Kalimantan Tengah yang dibacakan Sekretaris Umum DAD Yulindra Dedy.

Presiden MADN Nasional Marthin Billa dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh DAD dan BATAMAD Kabupaten/Kota yang dilantik.

“Atas nama Presiden MADN, saya mengucapkan selamat kepada Bapak, Ibu, Saudara-saudari yang dilantik. Semoga dalam mengemban amanat ini, kita melaksanakan tugas demi pembangunan bangsa ini, khususnya pembangunan masyarakat Kalimantan Tengah yang berbahagia,” tuturnya.

Sementara itu Gubernur Agustiar Sabran yang juga Ketua Umum DAD Kalteng dalam sambutannya menyampaikan, “Pelantikan ini bukan sekadar agenda organisasi rutin, melainkan momentum krusial untuk memperkuat koordinasi, menyatukan langkah, menyamakan persepsi dalam menghadapi dinamika sosial, budaya, ekonomi di Kalimantan Tengah.”

Provinsi Kalimantan Tengah adalah wilayah yang kaya, tidak hanya sumber daya alamnya saja, tetapi juga keberagaman suku, budaya, dan agama. Di tengah arus modernisasi dan investasi yang masuk ke daerah, tantangan sosial yang dihadapi semakin kompleks. Oleh karena itu sebagai bagian yang tak terpisahkan dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), ada sebuah tanggung jawab besar untuk menjaga harmoni ini agar pilar-pilar kebangsaan tetap kokoh berdiri.

Gubernur Agustiar dalam sambutannya menekankan ada 3 (tiga) fokus utama yang harus menjadi ruh pergerakan DAD ke depan, yaitu fokus pada penanganan dan pencegahan konflik, penguatan kearifan lokal sebagai bagian dari instrumen hukum, moral, dan pendidikan serta berperan sebagai mitra strategis dari Pemerintah Daerah dan aparat keamanan.

“Melalui kegiatan ini, saya berharap kepengurusan DAD dan BATAMAD Kota/Kabupaten yang dilantik agar terus solid, berintegritas, dan bersinergi dengan pemerintah daerah maupun aparat penegak hukum,” ujar Gubernur.

Acara pelantikan turut dihadiri Kapolda Kalteng, Kabinda, Wakil Ketua III DPRD, Pj. Sekda Kalteng, Bupati dan Wakil Bupati dan Presiden Majelis Adat Dayak Nasional Periode 2021-2026 Marhin Billa serta Pengurus Inti DAD Kalteng, anggota DAD dan BATAMAD se-Kalteng, Kepala Biro Adpim Johni Sonder dan sejumlah Kepala OPD lainnya. (asd/bbn).