Connect with us

Banjarbaru

Pemprov Kalsel Gelar Gerakan Pangan Murah

Published

on

Warga antusias menyerbu Gerakan Pangan Murah (GPM) dan Bazar Murah di halaman Kantor Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Provinsi Kalimantan Selatan, di Banjarbaru, pada Senin (16/3/2026).

BANJARBARU, baritobersinar.news — Ratusan warga memadati kegiatan Bazar Murah dan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan di halaman Kantor Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Provinsi Kalsel, Banjarbaru, Senin (16/3/2026).

Kegiatan ini diselenggarakan sebagai upaya menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN), khususnya Ramadan dan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.

Sejak pagi, warga telah memadati lokasi. Antusiasme terlihat saat kegiatan dibuka, masyarakat langsung berbelanja berbagai kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

Acara dibuka oleh Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin melalui Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan M. Syarifuddin, didampingi Ketua Dharma Wanita Persatuan Provinsi Kalsel Masrufah Syarifuddin. Turut hadir Ketua DPRD Kalsel H. Supian HK, jajaran Forkopimda, mitra kerja, serta kepala SKPD lingkup Pemprov Kalsel dan TP PKK Provinsi Kalsel.

Dalam sambutan tertulisnya, Gubernur H. Muhidin menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

“Ini bentuk komitmen kami dalam melindungi daya beli masyarakat dan menjaga stabilitas harga, terutama menjelang hari raya ketika kebutuhan cenderung meningkat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, peningkatan permintaan bahan pokok menjelang Idulfitri kerap dimanfaatkan sebagai peluang pasar oleh produsen dan pedagang. Namun di sisi lain, kondisi tersebut dapat membebani masyarakat, khususnya kelompok berpenghasilan rendah.

Karena itu, Gubernur mengimbau para produsen dan pedagang untuk tetap mematuhi harga acuan dan harga eceran tertinggi guna menjaga stabilitas harga di pasaran.

Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk berbelanja secara bijak sesuai kebutuhan agar tidak memicu lonjakan harga.

“Kami ingin berkah Ramadan dapat dirasakan seluruh masyarakat. Kebutuhan pokok yang bergizi harus tetap terjangkau agar ibadah puasa dapat berjalan dengan baik,” tambahnya.

Kegiatan ini turut melibatkan berbagai instansi dan mitra, di antaranya DPKP Provinsi Kalsel, Dinas Perdagangan, Dinas Kelautan dan Perikanan, Dinas Perkebunan dan Peternakan, Dinas Koperasi dan UKM, Perum Bulog, Bank Indonesia, Bank Kalsel, PT Bangun Banua, serta TP PKK Provinsi Kalsel.

Kepala DPKP Provinsi Kalsel Syamsir Rahman mengatakan, pasar murah ini diharapkan dapat memudahkan masyarakat memperoleh bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

“Sesuai arahan Gubernur H. Muhidin, kegiatan ini untuk membantu masyarakat agar bisa menyambut Idulfitri dengan gembira. Harga yang ditawarkan bahkan ada yang didiskon hingga 50 persen, dan sebagian bantuan juga diberikan secara gratis,” jelasnya.

Selain bahan pangan, kegiatan ini juga menyediakan layanan penukaran uang dari perbankan guna memudahkan masyarakat menjelang Lebaran.

Salah satu warga, Wati (35), mengaku terbantu dengan adanya pasar murah tersebut. Ia mengaku bisa membeli kebutuhan dengan harga yang jauh lebih murah dari pasaran.

“Tadi beli ayam satu ekor seharga lima puluh ribu. Sayur juga banyak yang murah. Alhamdulillah sangat membantu,” ujarnya. (adv/bbn).